Kusir Menyiksa Kuda Supaya ‘Kejar Setoran’, Bisakah Ditindak Melalui Jalur Hukum?

Posted on

 

Layaknya manusia, hewan juga punya lelah. Apalagi jika ia membantu seseorang dalam bekerja, sangat wajar kalau binatang untuk memilih beristirahat sejenak. Namun, hal ini tidak dipikirkan oleh salah satu kusir di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Dirinya tak terima jika kuda yang ia gunakan untuk mencari nafkah meregangkan badan agar segar kembali nantinya.

Terlihat di video yang diunggah oleh akun facebook Eris Riswandi. Dengan kasarnya pria berbaju putih tersebut mencambuk kaki si kuda. Hewan berkaki empat tersebut sudah kesakitan dan rasanya ingin lari dari sana. Tapi apa daya, pemiliknya menarik talinya kembali dan terus memukuli hingga puas.

Video berdurasi 11 detik tersebut sontak mengundang amarah para netizen. Terang saja, kuda yang tidak melakukan kesalahan apapun harus menerima hukuman tak sewajarnya. Padahal, ia rela berjalan jauh dan menarik beban ratusan kg demi si pemiliknya mendapatkan berhelai-helai uang. Namun, kusir tidak pernah memberikan hewan tangguh ini sebuah apresiasi, melainkan kekerasan yang bisa merusak fisik dan psikis dari si kuda.

Kalau sudah seperti ini, kusir bisa saja dibawa ke jalur hukum lantaran sudah ada pasal yang mengaturnya. Hal tersebut tertuang di Pasal 302 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) yang berbunyi sebagai berikut.

 

 

“(1) Diancam dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah karena melakukan penganiayaan ringan terhadap hewan

1. barang siapa tanpa tujuan yang patut atau secara melampaui batas, dengan sengaja menyakiti atau melukai hewan atau merugikan kesehatannya;

2. barang siapa tanpa tujuan yang patut atau dengan melampaui batas yang diperlukan untuk mencapai tujuan itu, dengan sengaja tidak memberi makanan yang diperlukan untuk hidup kepada hewan, yang seluruhnya atau sebagian menjadi kepunyaannya dan ada di bawah pengawasannya, atau kepada hewan yang wajib dipeliharanya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *